Rabu, 28 November 2012

Pelarian Kecilku

Tuhan,
Jika aku bisa menentukan kapan kematian itu datang.
Maafkan aku jika memintanya hari ini, saat ini, dan di tempat ini.
Aku terlalu lelah untuk setiap hembusan nafas yang aku keluarkan, yang tak pernah mereka hargai

Karena,
Dengan kematian aku berharap mereka bisa menghargai sosok ku.
Tidak mencomohku, menghinaku, bahkan menyakiti hati ini.
Buat apa tuhan mememberikan hati ini, jika hanya aku isi dengan rasa sakit dan kebencian.

Aku selalu mencoba untuk tersenyum, dan tertawa.
Namun, semuanya sia-sia mereka hanya selalu menghinaku
Tak tauka mama dan papa bertapa besar keinginan dan kegigihanku untuk bertahan di tempat ini.
Walau cemohon selalu datang. apa kalian tak pernah berusaha sedikitpun untuk m
Tapi mengapa kalian tak pernah sedikitpun berusaha untuk mengertiku.

Saya selalu menjadi orang yang sendiri, saya tak pernah merasakan ada orang lain disisiku.
Setiap kali saya jatuh cinta, semuanya berakhir dengan bertepuk sebelah tangan.
Setiap kali ada masalh, semua sahabatku telah pergi meninggalkanku.
Dan saudara, jika saya mempunyai pilihan saya lebih baik tidak terlahir dengan memiliki 3 orang saudara yang sama sekali tak pernah mendukungku, mereka lebih mengingkan aku terpuruk. Setidaknya apa yang aku lakukan kemarin malam, tidak seburuk yang kamu lakukan kakak. If i can say to mom, i will say that. But i still think you are my sister and i should'nt do it.

The most point is i really tired to life, in this condition.I'm not your doll, i have to be happy in my own life

Tidak ada komentar:

Posting Komentar